Coaching Clinic Futsal : Umpan Jangkar
Disarikan dari : Dasar sepakbola modern untuk pemain dan pelatih. Timo Scheunemann
Umpan jangkar lazim disebut umpan ke belakang. Umpan jenis ini bermanfaat untuk membangun serangan yang terkoordinasi dan terencana. Meski terkesan mudah dilakukan, namun menyimpan risiko besar. Apabila umpan ini berhasil diserobot atau dicuri lawan, akan terjadi serangan balik lawan yang sangat berbahaya.
Berikut langkah - langkah yang dapat dilakukan :
1. Pemain yang menerima umpan jangkar hendaknya jangan berdiri terlalu dekat dengan sang pengumpan bola. Maksud dari umpan jangkar sebenarnya adalah melepaskan diri dari tekanan lawan tanpa harus kehilangan bola. Umpan jangkar sebaiknya berada di kisaran 4-5 meter.
2. Kualitas umpan jangkar harus istimewa. Kecepatan dan ketepatan umpan harus pas. Selain itu bola harus menyusur tanah semulus mungkin guna memudahkan pengontrolan bola oleh sang penerima umpan.
3. Umpan jangkar secara prinsip hanya boleh dilakukan apabila pemain yang akan menerima umpan jangkar benar-benar dalam keadaan bebas (tidak dijaga atau ditekan lawan, Red).
Info : Soccer ( Tabloid Sepakbola dan Futsal ).
Trik Mencetak Gol Dari Bola Mati
1. Corner
Corner didapat jika pemain lawan membuang bola keluar melewati garis gawang sendiri. Dalam memanfaatkan corner, hal yang paling penting harus diperhatikan ialah komunikasi antar pemain karena dengan komunikasi yang baik maka banyak sekali yang bisa diperbuat untuk mencetak gol.
· Tendang bola melewati jangkauan kiper lawan (di cob) lalu teman yang lain sudah siap menanduknya ke gawang (heading) untuk mencetak gol
· Tendang bola jauh ke sisi yang berlawanan (bola lambung) sehingga teman sudah siap untuk melakukan tendangan first time yang keras untuk mencetak gol
· Jika semua teman ditempel dengan ketat (dijaga man to man) maka oper bola kebelakang (kedaerah permainan sendiri) sehingga kiper bisa melakukan tendangan keras langsung ke gawang
· Dan terakhir, tending saja dengan kencang bolanya kearah gawang lawan agar teman bisa mencetak gol atau berharap pemain lawan mencetak gol bunuh diri.
Semua trik-trik tersebut harus sering dilatih ketika latihan sehingga komunikasi dan penempatan posisi setiap pemain sudah sangat baik. Masih banyak trik-trik lain yang bisa dilakukan untuk mencetak gol dari tendangan corner, jadi terus dilatih dan dicoba agar lebih terbiasa.
2. Tendangan bebas
Sama halnya dengan tendangan corner, dalam memanfaatkan tendangan bebas pun sangat dibutuhkan komunikasi yang baik antar pemain dan harus terus dilakukan dalam latihan supaya terbiasa. Ada beberapa trik yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan operan kepada teman yang tidak dijaga dengan ketat sehingga ia bisa melakukan tendangan keras dengan mudah dan mencetak gol. Untuk trik-trik tendangan bebas umumnya diawali dengan isyarat mata antar pemain sehingga pengaturan posisi dapat dilakukan dengan mudah. Tetapi ada juga yang biasanya langsung menendang dengan keras ke arah gawang tanpa melakukan operan terlebih dahulu.
Semua trik dapat dilakukan asalkan kekompakan serta komunikasi antar pemain sudah bisa dipraktekkan dengan baik dan masing-masing pemain sudah mengerti perannya masing-masing. Jadi teruslah berlatih dan dilatih agar kerjasama dan kekompakkan tim semakin padu.
Futsal Clinic
Bagaimanakah pemanasan yang efektif agar kejadian seperti kram tidak terjadi ketika dalam atau selesai pertandingan?
Hal ini memang merupakan persoalan klasik, baik bagi amatir maupun professional. Namun, sejatinya bisa diantisipasi sejak dini dengan melakukan pemanasan yang efektif. Sebetulnya tidak ada perbedaan yang mencolok dengan jenis pemanasan di sepak bola.
Untuk lebih memudahkannya perhatikan beberapa gerakan berikut ini:
1. Lari ringan mengitari lapangan. Bisa dilakukan 10 -15 menit. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa gerakan pemanasan yang selama ini terbukti ampuh untuk menghindari kram.
Misalnya gerakan mencium lutut dengan salah satu kaki ditekuk. Kemudian berganti-ganti dengan menekuk salah satu lutut. Dilakukan bergantian dan waktunya 1-3 menit.
2. Menekuk lutut dengan variasi lain.
Mengangkat salah satu lutut atau menekuk lutut dengan kaki yang lainnya sejajar dengan tanah. Cukup dilakukan 1-3 menit. Gerakan ini cukup efektif untuk melemaskan otot dibagian paha dan betis.
Sumber : Soccer ( Tabloid Sepakbola dan Futsal ).
Bertahan Sekuat Mungkin
Strategi Pertahanan
A. Gerakan pertahanan
B. Formasi pertahanan
1. Formasi 2-2
Jadi formasi mana yang akan dipilih? Silahkan pilih sesuai dengan keadaan dan keperluan tim kalian ya. Selamat mencoba..
STRATEGI PENYERANGAN ROMBO (3-1)
Selain dengan menggunakan strategi penyerangan Square (2-2), masih terdapat strategi penyerangan lain yang disebut dengan Rombo (3-1). Strategi 3-1 ini lebih fleksibel daripada Square. Empat orang pemain masih terbagi kedalam dua baris, dimana tiga orang pemain berada dibelakang dan satu orang pemain berada di depan. Strategi ini mempunyai banyak tipuan karena satu orang pemain yang berada di depan tersebut belum tentu menjadi target man. Bisa saja sang pencetak gol justru pemain yang berada di baris belakang yang maju sampai ke depan membantu serangan.
Dalam menerapkan strategi ini dibutuhkan kerjasama yang baik. Satu orang pemain yang berada di baris depan harus pintar mencari ruang dan melakukan pergerakan dengan atau tanpa bola sehingga bisa membingungkan pemain lawan, sedangkan pemain di baris belakang yang menjadi target man harus siap mencetak gol, akan tetapi pemain tersebut tidak boleh terlihat mencolok. Pemain tersebut harus terlihat seolah-olah berperan sebagai pengumpan. Ketika pemain di barisan depan dijaga ketat oleh pemain lawan, maka target man harus segera maju dan bergerak menerobos masuk ke depan dan siap menerima bola lalu mencetak gol. Strategi penyerangan Rombo ini memang lebih sulit dibanding dengan Square karena para pemain dituntut memiliki skill, kekuatan fisik, dan kerjasama yang baik. Kelebihan yang didapat jika sebuah tim bisa mempraktikkannya ialah tim akan jadi memiliki banyak pilihan manuver untuk menyerang ataupun mengumpan bola. Gerakan rotasi dapat pula diperagakan. Selain itu, lini pertahanan akan tetap terjaga dengan baik karena sebuah tim bisa cepat mengubah skemanya menjadi formasi pertahanan 1-2-1. Jadi strategi mana yang akan dipilih oleh tim anda?
Strategi Penyerangan dalam Bermain Futsal
Seperti sepak bola, taktik menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi penyerangan yang dapat dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada lawan yang akan dihadapi, kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu dengan formasi 2-2 yang dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi penyerangan paling dasar dimana empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain berada dibaris depan dan dua pemain lainnya berada dibelakangnya. Seperti sepak bola, taktik menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi penyerangan yang dapat dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada lawan yang akan dihadapi, kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu dengan formasi 2-2 yang dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi penyerangan paling dasar dimana empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain berada dibaris depan dan dua pemain lainnya berada dibelakangnya.
Untuk menerapkan strategi ini dibutuhkan karakteristik tertentu. Dua orang pemain di depan sebaiknya memiliki kecepatan dan skill mengumpan serta shooting yang baik. Sebaliknya dua pemain dibelakang harus selalu siap menerima bola dalam keadaan apapun.
Strategi 2-2 ini sangat menguntungkan karena tidak menguras energi fisik. Formasi ini baru efektif jika pemain unggul dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Akan tetapi disamping keuntungan, strategi ini pun memiliki kelemahan khusus karena biasanya dukungan antar lini dalam melakukan penyerangan terasa kurang. Hal ini dikarenakan perbedaan skill yang dimiliki oleh para pemain. Ini akan sangat berbahaya jika team lawan melakukan covering dan pressing yang ketat, sehingga team yang menggunakan strategi 2-2 ini akan kesulitan.
Tips Sederhana Dalam Memilih Sepatu Futsal
Berikut sedikit tips buat loe yang mau membeli sepatu futsal.
a. Pilihlah sepatu yang sesuai dengan jenis kaki yang kita punya (jenis kaki yang panjang atau lebar ke samping)
b. Pilihlah sepatu yang sesuai dengan kriteria cara kita menendang bola (menggunakan punggung kaki, ujung kaki, kaki bagian dalam, menggunakan ibu jari kaki)
c. Pilihlah sepatu yang memiliki ukuran yang pas dengan kaki kita, jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil (harus pas).
d. Pilihlah sepatu yang tidak berat karena akan membuat kita cepat lelah.
e. Cobalah sepatu yang akan anda beli, jangan hanya dipakai lalu dilepas tetapi coba untuk berjalan dan mengayunkannya karena kadang ada sepatu yang membuat mata kaki kita sakit ketika kita pakai untuk berjalan, berlari ataupun ketika menendang bola.
f. Pilihlah sepatu dari bahan yang tidak mudah terkelupas (biasanya tergantung dari kualitas bahan dan harga sepatu)
g. Sesuaikan sepatu yang ingin anda beli dengan uang yang anda punya.








